Telur Ikan Cupang: Ciri, Cara Merawat dan Lamanya Menetas

Ketika melakukan budidaya ikan cupang, mereka akan memulai proses penjodohan, melakukan perkawinan hingga sang betina mengeluarkan telur ikan cupang yang jumlahnya berbeda-beda tiap indukan.

Ketika mengawinkan ikan cupang, terkadang telur yang dikeluarkan tidak terlihat dengan jelas. Karena itu kami akan membahas telur cupang mulai dari ciri ciri telur ikan cupang seperti bentuk, warna, berapa hari telur tersebut akan menetas hingga cara perawatannya.

Hal ini penting untuk diketahui, terutama bagi para pemula yang baru saja melakukan breeding. Jika kita tidak menyadari telur sudah keluar, telur tersebut bisa saja hilang, kemana? Dimakan oleh indukan betina.

Jadi ikuti cara merawat telur ikan cupang hingga menetas agar mendapatkan hasil yang maksimal, karena telur-telur ini sangat rentang sekali sehingga dibutuhkan perawatan yang benar.

Ciri Ciri Telur Ikan Cupang

Telur Ikan Cupang Ciri, Cara Merawat dan Lamanya Menetas

Pertama-tama, hal yang perlu diketahui adalah ciri ciri telur cupang. Tujuan mengetahui hal ini adalah agar paham kapan waktu yang tepat untuk memisahkan indukan betina dari telur-telurnya.

1. Bentuk Telur Ikan Cupang

Sama seperti telur pada umumnya, telur cupang juga memiliki bentuk seperti lingkaran kecil. Telur-telur ini akan dimasukan kedalam buih yang dibuat oleh indukan jantan nantinya ketika betina sudah mengeluarkan telurnya.

2. Warna Telur Ikan Cupang

Warna telur ikan cupang berwarna putih seperti susu, sehingga bisa dilihat didalam gelembung akan ada warna yang berbeda. Warna gelembung bening, sedangkan warna telur putih.

Baca Juga  Rekomendasi Makanan Ikan Cupang untuk Warna

Untuk ciri telur cupang yang bisa kami berikan hanya 2 saja. Dengan kedua ciri tersebut, yakni bentuk dan warna seharusnya kita sudah bisa mengetahui apakah telur sudah keluar atau belum, untuk gambar telur ikan cupang bisa dilihat pada gambar.

Cara Merawat Telur Ikan Cupang

Untuk perawatannya kita sebagai breeder tidak perlu terlalu pusing, karena tugas ini merupakan tugas dari indukan jantan. Kita serahkan saja pada indukan jantan untuk merawatnya dengan baik.

Namun yang biasa kami lakukan adalah dengan menutup wadah pemijahan menggunakan penutup apapun itu untuk menghalau angin besar masuk ke dalam wadah. Jika angin masuk dapat menyebabkan telur cupang tenggelam ke dasar air.

Jadi pastikan menutup wadah memakai apa saja terserah teman-teman, dengan catatan masih ada lubang untuk udara masuk. Karena cupang juga membutuhkan oksigen, kasihan jika ditutup rapat-rapat.

Berapa Hari Telur Ikan Cupang Menetas?

Banyak sekali orang yang kebingungan mengenai kapan telur akan menetas. Sebenarnya telur akan menetas dalam waktu dekat, yakni 24 jam setelah telur tersebut dikeluarkan oleh indukan.

Jadi berapa lama akan menetas? Tidak lebih dari 2 hari, jadi sabar saja jangan keseringan untuk melihat pejantan yang sedang menjaga telurnya karena dikhawatirkan si jantan akan stres dan memakan telurnya.

Ciri Ciri Telur Ikan Cupang Menetas

Telur Ikan Cupang Ciri, Cara Merawat dan Lamanya Menetas

Untuk cirinya sendiri sangat mudah untuk diketahui, pasalnya saat telur sudah menetas gelembung yang awalnya putih karena terisi telur menjadi berwarna titik-titik hitam.

Titik-titik hitam ini merupakan burayak cupang yang sudah menetas. Mereka masih didalam gelembung karena masih belum bisa berenang. Burayak mampu berenang sendiri saat berusia 3 harian.

Setelah 3 harian atau sudah bisa berenang sendiri, kalian bisa memisahkan indukan jantan dengan anaknya dan mulai memberikan pakan burayak ikan cupang seperti artemia ataupun yang lainnya.

Baca Juga  Umur Berapa Burayak Cupang Bisa Makan Kutu Air?

Mengapa Telur Ikan Cupang Tenggelam?

Sebenarnya saat pertama kali telur keluar dari perut betina, telur-telur tersebut akan berjatuhan dan tenggelam hingga dasar air. Namun kemudian akan diangkat kembali dan disimpan ke dalam gelembung oleh jantan.

Namun jika sudah beberapa jam telur masih tenggelam di dasar air, maka akan mengakibatkan telur tersebut gagal menetas. Hal ini biasanya disebabkan oleh jantan yang tidak berpengalaman.

Terkadang jantan yang usianya masih muda dan tidak berpengalaman akan membiarkan telur yang berjatuhan begitu saja. Telur cupang yang tenggelam juga bisa disebabkan oleh angin yang sudah kami katakan sebelumnya.

Namun sekali lagi, jika jantan sudah matang usianya, biasanya ia akan mengembalikan telur tersebut ke gelembungnya dan tidak membiarkan telur yang tenggelam begitu saja. Jadi sebelum breeding pastikan usianya sudah mantap.

Cara Memperbanyak Telur Ikan Cupang

Jika kalian bertanya berapa jumlah telur ikan cupang, tentu saja jawabannya berbeda-beda. Tergantung kondisi ikan betina, apakah sudah full telur atau belum. Namun biasanya ikan cupang mampu bertelur hingga 500 telur.

Lantas bagaiamana cara memperbanyak telur ikan cupang agar hasilnya nanti menjadi banyak? Caranya cukup mudah, sebelum mengawinkan, beri pakan jentik nyamuk ke betina selama 1 minggu.

Jika sudah 1 minggu dan perutnya menjadi besar dengan catatan besar berisi telur bukan hal lainnya maka sudah bisa dikawinkan. Saya jamin telur yang dikeluarkan akan jauh lebih banyak dari biasanya.

Kami rasa cukup sampai disini pembahasan kita mengenai telur ikan cupang mulai dari ciri cirinya, bentuk, warna, cara merawat, hingga cara memperbanyak telur. Semoga informasi yang diberikan bisa bermanfaat.

Tinggalkan komentar