Cara Ternak Ikan Cupang

Cara Ternak Ikan Cupang – Jika kamu hendak memelihara binatang, mungkin ikan bisa menjadi pilihan peliharaan yang tepat untuk kamu. Ikan cupang merupakan salah satu ikan yang paling banyak di pelihara karena memiliki warna yang indah sehingga cocok untuk di jadikan sebagai ikan hias. Selain itu, ikan cupang juga tergolong jenis ikan yang mudah dalam hal perawatannya.

Tak butuh kolam yang besar dan pakan yang banyak, ikan cupang bisa dipelihara dengan mudah bahkan untuk pemula sekalipun. Memiliki hewan peliharaan di rumah memberikan banyak sekali manfaat salah satunya adalah dapat meredakan stres. Jika kamu berniat untuk budidaya ikan cupang. Simak arrtikel ini sampai habis karena akan membahas bagaimana cara ternak ikan cupang untuk pemula.

Mengenal Lebih Dekat Ikan Cupang

Sebelum masuk ke tahap budidaya atau ternak ikan cupang, ada baiknya kamu mengenal lebih dekat ikan cupang ini. Ikan cupang adalah ikan air tawar yang berasal dari genus Betta. Ikan jupang sendiri di golongkan menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Ikan cupang hias
  2. Ikan cupang aduan
  3. Ikan cupang liar

Kemudian dalam perkembangannya, oleh para pecinta ikan cupang, ikan yang satu ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  1. Plakat Halfmoon
  2. Double Tail
  3. Halfmoon
  4. Crowntail
  5. Giant

Sementara itu untuk variasi genetik, ikan yang satu ini sangat sulit untuk dihitung dalam angka karena memang jumlahnya yang sangat sedikit. Ikan yang memiliki bentuk kecil dan warna yang indah ini selain sebagai ikan hias juga sebagai ikan aduan karena sifatnya yang agresif. Penyebab harga ikan cupang bisa sangat mahal adalah karena ikan-ikan tersebut sangat sulit untuk dihasilkan.

Meskipun dalam sekali kawin ikan cupang bisa menghasilkan banyak anak, namun untuk menghasilkan ikan cupang dengan warna yang diinginkan bukanlah hal yang mudah. Selain itu, hal ini juga mengakibatkan harga indukan ikan cupang sangat tinggi. Dari segi fisik, ikan cupang dengan harga yang mahal selain memiliki wara yang unik dan indah tetapi juga punya mental yang tangguh.

Keistimewaan Ikan Cupang

cara ternak ikan cupang untuk pemula

Meskipun bertubuh kecil, namun ikan cupang memiliki banyak sekali keistimewaan dibandingkan ikan lainnya, di antaranya sebagai berikut:

Baca juga: Cara Merawat Ikan Cupang

1. Bentuk dan Warna yang Indah

Bentuk yang imut dan warna yang unik menjadi keistimewaan yang menonjol dari ikan cupang. Apabila ingin mendapatkan hasil warna yang bagus pada warna burayak setelah berhasil mengawinkan, kamu harus mengetahui terlebih dahulu mengenai rumus warna ikan cupang.

Keistimewaan lain dari ikan ini adalah bentuk siripnya yang memiliki ukuran serta keunikan yang berbeda-beda. Bahkan, tak sedikit juga ikan cupang yang memiliki sirip lebih besar dari ukuran tubuhnya.

2. Kemampuan Bertahan Hidup yang Tinggi

Mungkin semua orang sudah tahu jika ikan cupang ini termasuk jenis ikan yang memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi. Saking tangguhnya, ikan ini masih bisa bertahan hidup pada lingkungan air keruh dengan oksigen yang sedikit. Bahkan, jika di tempat dalam wadah dengan volume air yang sedikit serta tanpa sirkulasi udara ikan cupang masih bisa bertahan hidup.

3. Lebih Mudah Dipelihara

Kemampuan bertahan hidupnya yang luar biasa tinggi membuat ikan cupang bisa dipelihara dengan mudah. Bahkan hanya menggunakan wadah toples saja kita sudah bisa memelihara ikan cupang di rumah. Tak butuh biaya besar untuk pakan ikan cupang, karena kita dapat memberikan jentik nyamuk sebagai pakan ikan cupang.

Cara Ternak Ikan Cupang untuk Pemula

cara ternak ikan cupang untuk pemula

Meski jadi jenis ikan yang mudah untuk di pelihara, namun jika untuk kebutuhan ternak maka beda lagi penangnannya. Kamu harus tahu langkah-langkah dalam ternak ikan cupang dengan benar agar tidak mudah sakit dan cepat mati. Tentu kamu tak ingin modal yang sudah kamu persiapkan terbuang sia-sia karena cara budidaya yang salah kan? Maka dari itu simak cara ternak ikan cupang dengan benar di bawah ini.

1. Siapkan Tempat untuk Ikan Cupang

Banyak orang yang beranggapan untuk ternak ikan cupang tak membutuhkan akuarium yang besar dan sistem filtering. Padahal ini adalah kesalahan yang besar, karena dengan tempat yang kecil dan sirkulasi udara yang butuk akan lebih cepat kotor. Sehingga hal ini bisa berdampak pada kesehatan ikan cupang yang memburuk bahkan bisa berujung pada kematian dini.

Meski di kenal sebagai ikan yang tangguh, bukan berarti ikan cupang tidak membutuhkan akuarium sebagai tempat tinggalnya. Ikan cupang tergolong dalam anabantidae, di mana ikan cupang memiliki organ yang memungkinkannya untuk dapat menghirup oksigen di atas permukaan pada lingkungan yang berlumpur untuk sementara waktu.

Baca Juga  Berapa Hari Ikan Cupang Jantan Dipisahkan dari Anaknya

Sebagai ikan tropis, ikan cupang tetap membutuhkan air yang bersih. Oleh sebab itu ketika kamu hendap memelihara atau berternak ikan cupang, filter air sangatlah dibutuhkan. Salah satu penyebab ikan cupang bisa sakit adalah akuarium yang kotor serta jarang dibersihkan. Filter air sangat amat dibutuhkan, tanpa alat tersebut kotoran dari ikan (urine, feses dan sisa makanan) akan mengendap dan membuat akuarium menjadi kotor.

Meskipun termasuk ikan sungai yang dapat hidup di air dangkal, namun bukan berarti kami bisa menempatkan ikan cupang di dalam toples yang kecil. Akuarium adalah wadah yang tepat jika kamu hendak beternak ikan cupang. Pilihlah akuarium yang cukup besar yang bisa menampung air sampai dengan 18 liter. Semakin besar tentu akan semakin bagus, 18 liter adalah batas volume yang paling minimal yang bisa kamu gunakan.

Agar ikan cupang semakin nyaman berada di akuarium, selain filter kamu juga harus menyediakan alat pemanas atau heater. Karena termasuk ikan tropis, maka kamu harus menjaga temperatur air agar tetap hangat. Karena jika terlalu dingin bisa mengakibatkan ikan sakit. Begitu pula sebaliknya, jika air terlalu panas ikan cupang justru cepat menua. Oleh sebab itu pilihlah heater yang dilengkapi dengan termometer untuk mengukur suhu air di akuarium.

Agar akuarium tampak lebih terisi, kamu juga bisa menambahkan kerikil di dalamnya. Gunakanlah kerikil yang halus, agar ikan cupang tidak melukai dirinya sendiri. Keberadaan kerikil di dalam akuarium memberikan manfaat yang besar untuk pembentukan ekosistem yang baik.

2. Persiapkan Semua Alat yang Dibutuhkan

Banyak pemelihara ikan cupang yang melakukan kesalahan dengan menggunakan akuarium biasa sebagai tempat. Padahal untuk bisa mendapatkan ikan cupang berkualitas, pembudidaya sudah seharusnya menggunakan akuarium khusus pembiakan. Hal itu karena bibit ikan cupang masih sangat rentan, sehingga membutuhkan air dalam kondisi yang selalu bersih.

Adapun peralatan yang perlu dipersiapkan jika kamu ingin sukses dalam budidaya ikan cupang adalah sebagai berikut:

  • Siapkan akuarium yang cukup besar agar ikan cupang yang ada di dalamnya bisa bergerak lebih leluasa. Kamu tak perlu menambahkan substrat (media yang dipakai untuk menumbuhkan tanaman) maupun tanah di dalam akuarium. Karena hal ini justru hanya akan mempersulit pejantan dalam mencari telur serta bisa saja burayak malah menempel di dalamnya.
  • Siapkan juga heater atau pemanas 25 watt yang dapat di masukkan kedalam air. Fungsi dari heater ini adalah untuk menjaga temperatur air agar tetap ideal.
  • Filter spons juga jadi alat yang wajib kamu siapkan. Fungsinya adalah untuk membuat air tetap bersih dan mengurangi arus yang dapat membuat telur jadi berpercar.
  • Agar filter spons bekerja lebih optimal, jangan lupa untuk menyiapkan pompa. Fungsinya adalah untuk menarik air dari akuarium.
  • Agar lingkungan akuarium terlihat lebih lembab persiapkan juga plastic wrap.
  • Agar ikan cupang dapat bersembunyi, sediakan juga christmes moss di dalam akuarium.
  • Agar air di dalam akuarium lebih lembut kamu juga perlu menyediakan daun almond india atau ketapang. Selain daun almond india juga bisa digunakan pejantan untuk membangun sarang gelembung.
  • Pencahayaan di akuarium juga perlu kamu atur, maka dari itu kamu juga harus mempersiapkan lampu LED.
  • Agar ikan cupang bisa saling mengenal pasangannya tanpa harus bertaruh nyawa maka pembatas akuariu juga perlu kamu persiapkan.

Peralatan diatas menjadi opsi jika kamu benar-benar ingin sukses dalam ternak ikan cupang. Sehingga apabila masih mencoba, silahkan siapkan wadah pemijahan bisa memakai baskom, ember kecil atau styrofoam box.

3. Siapkan Indukan Ikan Cupang

Cara ternak ikan cupang hias dan aduan yang berikutnya adalah mempersiapkan indukan ikan cupang yang berkualitas. Keberhasilan budidaya ikan cupang bisa di dasarkan pada pemilihan indukan. Maka dari itu usahakan untuk membeli indukan dari peternak yang memang memiliki reputasi yang baik.

Cara ternak ikan cupang hias dan aduan yang berikutnya adalah mempersiapkan indukan ikan cupang yang berkualitas. Keberhasilan budidaya ikan cupang bisa di dasarkan pada pemilihan indukan. Maka dari itu usahakan untuk membeli indukan dari peternak yang memang memiliki reputasi yang baik.

Dari sinilah peluang keberhasilan kamu bisa semakin kecil. Usia indukan yang paling ideal untuk budidaya ikan cupang berkisar di 4-12 bulan. Sementara itu jika ikan cupang memiliki genetika buruk, maka burayak bisa jadi mudah sakit. Jika membeli di peternakan yang punya reputasi baik, maka kamu bisa mendapatkan informasi indukan yang berkualitas.

4. Sediakan Tempat untuk Indukan Berkembang Biak

Cara ternak ikan cupang bagi pemula berikutnya adalah mempersiapkan tempat untuk indukan ikan cupang agar bisa berkembang biak. Adapun langkah-langkahnya bisa kamu ikuti di bawah ini.

  1. Biarkan ikan cupang beradaptasi dengan lingkungan barunya terlebih dahulu selama sekitar 1 bulan. Selama waktu adaptasi itulah kamu harus memperhatikan kesehatan ikan cupang agar tidak mudah sakit. Berikan juga makanan hidup agar kadar karotenoid pada ikan cupang jantan bisa meningkat, sehingga warna ikan lebih cerah dan pergerakannya lebih gesit.
  2. Persiapkan akuarium khusus pembiakan ikan cupang dengan baik. Pastikan tidak ada gangguan apapun baik di dalam maupun di luar akuarium. Usahakan jangan ada aktivitas manusia di sekitar akuarium, karena ikan cupang sangat memperhatikan privasi ketika mereka sedang kawin.
  3. Isi akuarium dengan air bersih setinggi 7-10 cm. Jika air terlalu dalam, maka akan menyulitkan ikan cupang yang baru menetas untuk menghirup oksigen dan menggapai makanan di permukaan air. Jangan lupa juga untuk menempatkan heater atau pemanas di dalam akuarium.
  4. Tambahkan daun almond india dibagian depan akuarium. Sediakan pula christmas moss di dalam akuarium. Buatlah tempat untuk ikan cupang bisa bersembunyi.
Baca Juga  Ciri Ciri Ikan Cupang Berjodoh dan Tidak Berjodoh

5. Satukan Ikan Cupang Betina dan Jantan dalam Satu Tempat

Jika akuarium pembiakan dan semua peralatan telah dipersiapkan dengan baik. Maka cara ternak ikan cupang pemula yang berikutnya adalah memperkenalkan ikan cupang jantan dengan betina. Berikan pemisah di dalam akurium untuk di tempatkan ikan cupang betina dan jantan. Jangan satukan mereka dalam satu ruangan. Setelah itu, masukkan betinanya dan biarkan selama 30 menit hingga terbiasa dengan lingkungan baru.

Kemudian, setelah 30 menit masukkan ikan cupang jantan namun jangan di tempat yang sama dengan ikan cupang betina. Biarkan ikan cupang jantan beradaptasi dengan lingkungan, kemudian setelah si jantan menyadari kehadiran betina maka warna tubuhnya akan menjadi lebih gelap dan siripnya jadi mengembang,

Kemudian, setelah 30 menit masukkan ikan cupang jantan namun jangan di tempat yang sama dengan ikan cupang betina. Biarkan ikan cupang jantan beradaptasi dengan lingkungan, kemudian setelah si jantan menyadari kehadiran betina maka warna tubuhnya akan menjadi lebih gelap dan siripnya jadi mengembang,

6. Selalu Pantau Perkembangbiakan Ikan Cupang

Setelah menunggu selama satu malam, kini saatnya untuk menempatkan ikan cupang betina dalam satu ruangan dengan jantan. Di tahap inilah betina akan melihat sarang yang dibuat oleh si jantan, apakah sudah sesuai dengan kriterianya atau tidak. Jika tidak sesuai, maka biasanya si betina akan pergi menjauh bahkan tak jarang malah merusak sarang tersebut.

Sementara itu, jika si pejantan sudah menyadari bahwa dia dapat meraih si betina, maka tampilan fisik pejantan akan sedikit berantakan. Kemudian, si pejantan akan mengejar sang betina untuk mengajaknya kawin. Jika sudah, segera tutup akuarium dengan menggunakan plastic wrap. Hal ini bertujuan untuk menjaga temperatur air di dalam akuarium agar tetap panas.

Setelah sekitar 2-6 jam, ikan cupang jantan dan betina akan saling kejar-kejaran. Ini adalah perilaku yang normal dilakukan, namun kamu harus tetap memantaunya agar jika terjadi sesuatu yang tak di inginkan kamu bisa langsung melakukan tindakan. Kemudian kamu akan melihat sang betina akan melakukan tarian yang menandakan bahwa ia siap untuk kawin.

Mereka akan berenang berdampingan sambil melebarkan sirip untuk menunjukkan bentuk tubuh. Biasanya betina akan mencari tempat persembunyian untuk bertelur. Bahkan dia bisa terus bersembunyi sampai pejantan menemukannya dan mengejarnya. Untuk itulah christmas moss sangat dibutuhkan sebagai tempat bersembunyi sang betina.

7. Pantau Sarang Gelembung Ikan Cupang

cara ternak ikan cupang untuk pemula

Hal ini bisa kamu lakukan setelah 24-36 jam setelah masa kawin. Sang pejantan akan disibukkan untuk mengurus telur-telurnya. Dia akan di sibukkan untuk lebih banyak meniup gelembung. Sebagian besar waktu pejantan akan dihabiskan di bawah sarang sambil terus berenang dia sesekali juga akan memantau apakah ada telur yang sudah siap menetas.

Aktivitas yang terus berulang bisa membuat pejantan stress, sehingga kadang pejantan akan memakan beberapa telurnya. Namun telur yang di makan biasanya telur yang bermasalah, seperti telur yang dibuahi secara tidak sempurna.

Baca juga: Ciri Ciri Ikan Cupang Hamil

8. Tunggu Sampai Telur Menetas

Ketika telur ikan cupang akan menetas, mereka akan menggeliat dan akan meletuskan gelembung yang akibatnya mereka akan terjatuh. Jika sudah begini, maka pejantan akan langsung bertindak untuk menangkap mereka dan mengembalikannya. Biasanya burayak akan berada diposisi menggantung kebawah selama beberapa hari.

Kemudian, setelah beberapa hari burayak tersebut akan berenang secara horizontal. Setelah mereka dapat berenang secara mandiri, segera pindahkan indukan jantan dan betina ke tempat lain. Berikan mereka makan berupa udang kecil atau jentik nyamuk.

Kesimpulan

Memelihara atau ternak ikan cupang memang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi jika budidaya tersebut di peruntukkan untuk bisnis, pastilah kamu harus menghasilkan anakan ikan cupang yang berkualitas agar laku untuk dijual. Dengan mengikuti cara ternak ikan cupang aduan dan hias untuk pemula di atas, kamu akan mendapatkan gambaran mengenai langkah-langkah yang harus kamu lakukan nantinya.