Cara Merawat Ikan Cupang yang Baik dan Benar

Cara Merawat Ikan Cupang – Memiliki hewan peliharaan di rumah memberikan banyak sekali manfaat salah satunya adalah dapat meredakan stres sekaligus membuat suasana rumah jadi lebih hidup. Salah satu hewan air yang saat ini cukup banyak menjadi peliharaan di rumah adalah ikan cupang. Ikan dengan warna yang cantik dan sirip yang indah ini memang menjadi primadona bagi para pecinta ikan hias.

Apalagi ikan cupang juga dikenal memiliki daya tahan yang sangat baik, sehingga lebih mudah untuk dipelihara ketimbang jenis ikan lainnya. Selain itu tak butuh biaya besar untuk merawat ikan yang satu ini. Namun meski begitu agar ikan tetap sehat dan warna tubuhnya tetap cerah kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara merawat ikan cupang agar tidak mati dan warnanya tetap bagus.

Cara Merawat Ikan Cupang dengan Benar

cara merawat ikan cupang yang baik dan benar

Meski terbilang mudah dalam merawat ikan cupang, namun jika tidak mengetahui caranya dan malah asal-asalan dalam merawatnya justru akan membuat ikan bisa mati. Nah, untuk itulah agar ikan cupang kamu bisa tetap sehat dan hidup nyaman di dalam wadah maka kamu perlu mengetahui cara merawat ikan cupang dengan benar.

Baca juga: Cara Ternak Ikan Cupang

1. Memilih Wadah yang Tepat

Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika memelihara ikan cupang adalah memilih akuarium atau wadah yang pas. Meskipun ikan cupang dapat hidup di dalam akuarium dengan ukuran berapapun, akan tetapi sebaiknya kamu menggunakan akuarium kecil dengan diameter 20 x 15 x 15 cm.

Agar ikan cupang merasa nyaman di dalam wadah, kamu juga bisa menambahkan beberapa aksesoris dalam di dalam wadah. Misalnya saja kerikil kecil, tanaman palsu serta christmas moss untuk tempat ikan cupang bersembunyi. Buat wadah senyaman mungkin untuk ikan cupang peliharaanmu.

3. Gunakan Air Bersih

Setelah menentukan wadah yang tepat berikutnya adalah mengisi wadah tersebut dengan air. Karena ikan cupang termasuk ikan air tawar, maka air yang digunakan pun harus air tawar. Untuk itulah sangat disarankan untuk menggunakan air tawar, karena untuk menyesuaikan demham habitat asli dari ikan cupang yang biasanya ada di rawa dan persawahan.

Akan lebih baik jika kamu menggunakan air sumur, namun jika tidak ada maka air PAM juga bisa digunakan. Selain itu, agar tidak ada gangguan kesehatan pada ikan cupang hindari penggunaan klorin dan kloramin pada air.

3. Selalu Perhatikan Volume Air

Menjaga volume air dalam wadah juga jadi salah satu cara merawat ikan cupang hias. Jika kamu menggunakan wadah atau akuarium tanpa penutup, maka sebaiknya kamu hanya mengisi air dengan volume 40% saja dari kapasitas maksimal wadah. Hal ini dimaksudkan agar ikan cupang tidak melompat keluar dari wadah.

4. Memasukkan Ikan Cupang ke Wadahnya

Agar ikan tidak stres dan cepat mati kamu pun perlu mengetahui bagaimana cara memindahkan ikan cupang ke wadah lain. Untuk memindahkan ikan cupang ke wadah lain kamu juga harus menggunakan wadah yang berisi sedikit air. Agar ikan cupang tidak kaget, usahakan untuk tidak mengganti air secara drastis.

Cobalah untuk mencampur air yang lama dengan air yang baru. Selain lebih aman cara ini juga akan membantu ikan cupang untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Selain itu, hindari pula penggunaan jaring dan memegang ikan secara langsung karena itu bisa merusak siripnya yang indah.

5. Mengganti Air dalam Wadah

Salah satu cara merawat ikan cupang agar warnanya cantik adalah dengan rutin mengganti air di dalam wadah, setidaknya 3-4 hari sekali. Namun untuk melakukannya kamu harus berhati-hati. Pindahkan terlebih dahulu ikan cupang di akuarium ke dalam wadah lain. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ketika memindahkan ikan cupang ke wadah lain jangan sampai kamu menggunakan jaring atau menyentuhnya secara langsung.

Sebaiknya kamu menggunakan wadah yang lebih kecil dan angkat ikan cupang bersamaan dengan sedikit air yang ada di dalam akuarium.Bersihkan akuarium yang telah kosong dari kotoran dan lendir yang menempel. Hindari penggunaan deterjen atau sabun untuk membersihkan bagian dalam akuarium karena hal itu bisa berdampak pada kesehatan ikan cupang.

Baca Juga  Berapa Lama Telur Ikan Cupang Menetas?

Cukup gunakan spons untuk membersihkannya. Jangan lupa juga untuk membersihkan semua aksesoris yang ada di dalam akuarium. Setelah itu isi kembali akuarium dengan air tawar dan biarkan selama beberapa saat untuk menyesuaikan suhu air dengan ruangan. Terakhir tinggal pindahkan kembali ikan cupang ke dalam akuarium yang telah diganti airnya.

6. Menjemur Ikan Cupang

Salah satu cara agar daya tahan tubuh ikan tetap fit dan warnanya tetap cerah adalah dengan menjemurnya. Cara ini penting untuk dilakukan karena dapat membuat ikan cupang jadi lebih segar sekaligus bisa membunuh bakteri yang menempel di tubuh ikan serta bagian akuarium. Kamu bisa menjemur ikan cupang di bawah sinar matahari pada jam 8-10 pagi selama sekitar 20 menit.

Namun, jangan terlalu sering melakukan aktivitas ini cukup seminggu sekali saja. Akan tetapi jangan sekali-kali kamu menjemur ikan cupang yang didominasi oleh warna hitam. Karena biasanya ikan jenis ini alam stres dan panik jika dijemur. Jika ikan cupang terlihat mulai panik, maka segera untuk memindahkannya ke dalam ruangan agar ia kembali tenang.

7. Memberikan Ikan Cupang Garam

Pemberikan garam juga jadi salah satu cara merawat ikan cupang sakit khususnya jika ada luka di tubuhnya. Fungsi dari garam sendiri adalah untuk menyeimbangkan kadar osmosis di tubuh ikan cupang. Selain berguna untuk menyembuhkan luka, garan juga bermanfaat untuk menjaga metabolisme tubuh ikan cupang.

Sementara itu takaran yang digunakan adalah 0,1% dari kapasitas air atau sekitar 10 gram garam untuk 1 liter air. Akan tetapi jangan terlalu sering memberikan garam ke ikan cupang karena sejatinya cupang adalah ikan air tawar.

8. Memberikan Makan Ikan Cupang

Memberikan makanan yang memiliki nutrisi tinggi juga jadi cara merawat ikan cupang agar cepat besar. Banyak yang percaya jika memberikan pakan hidup ke ikan cupang akan membuat pertumbuhannya jadi lebih maksimal ketimbang diberikan pakan berupa pelet. Ada banyak makanan ikan cupang alami yang bisa kamu berikan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Jentik nyamuk, memiliki nutrisi yang sangai tinggi membuat jentik nyamuk sangat cocok diberikan untuk pakan ikan cupang yang masih remaja.
  2. Cacing darah, meski kandungan proteinnya tak terlalu tinggi, tetapi cacing darah dipercaya sangat ampuh untuk membuat warna ikan cupang jadi lebih cerah.
  3. Kutu air, karena punya kandungan lemak yang sedikit, sebaiknya kombinasikan kutu air dengan makanan alami lain agar nutrisi yang didapat ikan semakin lengkap.
  4. Insuforia, sejenis invertebrata kecil yang hidup di air dan punya gizi cukup tinggi sehingga cocok untuk jadi pakan ikan cupang yang masih remaja atau dewasa.
  5. Artemia, sejenis udang yang hidup di air asin yang memiliki nutrisi sangat tinggi dan cocok untuk menjaga daya tahan tubuh ikan cupang.
  6. Vinegar Eel, meski termasuk dalam salah satu jenis belut, namun ukuran vinegar eel sangat kecil sehingga bisa menjadi pakan alami yang bergizi untuk ikan cupang.

Sebaiknya jangan terlalu sering memberi makan ikan cupang, cukup berikan makan 2 kali dalam sehari. Selain memberikan pakan alami, agar semakin sehat berikan juga asupan vitamin kepada ikan cupang berupa daun jati atau ketapang. Kedua daun tersebut memiliki manfaat yang sangat baik untuk ikan cupang, misalnya saja daun ketapang yang dipercaya sebagai obat alami untuk menyembuhkan luka pada ikan cupang.

Fungsi dari daun ketapang sendiri adalah untuk mengoptimalkan kadar PH di dalam akuarium. Sehingga akan membantu mempercepat pemulihan luka pada ikan cupang peliharaanmu. Kamu hanya perlu memasukkan satu lembar daun ketapang ke dalam akuarium.

9. Memberikan Metil Biru

Nah karena ciri khas dan keindahan dari ikan cupang terletak pada siripnya maka kita harus merawatnya dengan baik. Jika salah satu sirip ikan cupang ada yang patah kita pun harus segera memberikan perawatan, salah satu caranya adalah dengan memberikan metil biru. Fungsi dari metil biru adalah untuk membantu proses pertumbuhan sirip ikan cupang. Saking efektifnya, pertumbuhan sirip ikan cupang yang patah bisa berlangsung hanya dalam kurun waktu satu minggu saja.

10. Jangan Membuat Ikan Cupang Stres

Tidak membuat ikan stres juga menjadi salah satu bagian cara merawat ikan cupang dengan benar. Salah satu cara membuat ikan merasa nyaman adalah dengan membuat akuarium yang sesuai dengan habitat tempatnya hidup. Habitat ikan cupang sendiri adalah di rawa-rawa yang terdapat bebatuan dan tanaman untuk ia bersembunyi.

Nah, agar ikan cupang merasa nyaman berada di dalam akuarium kamu bisa menambahkan beberapa aksesoris pendukung seperti batu kerikil dan tanaman palsu agar semakin menyerupai habitat aslinya. Selain itu letakkan juga ikan cupang di tempat yang tak terlalu banyak orang lewat, karena ikan cupang menyukai tempat yang sedikit tertutup dan tenang.

Ciri-Ciri Ikan Cupang Sakit

cara merawat ikan cupang yang baik dan benar

Nah, setelah kamu mengetahui bagaimana cara merawat ikan cupang dengan benar maka tak ada salahnya untuk mengetahui ciri-ciri ikan cupang yang sakit. Sebaik apapun perawatan yang kita berikan terhadap ikan cupang peliharaan, tetap saja suatu saat ikan cupang akan mengalami sakit. Untuk itulah agar bisa memberikan penanganan segera, penting untuk kamu mengetahui ciri-ciri ikan cupang yang mengalami sakit.

Baca Juga  Cara Memijah Ikan Cupang

Baca juga: Rumus Warna Ikan Cupang

1. Hilang Nafsu Makan

Ikan cupang tergolong jenis ikan yang memiliki nafsu makan cukup tinggi. Sehingga jika ikan cupang kehilangan nafsu makan, maka hal tersebut bisa menjadi indikasi awal jika ada masalah pada tubuhnya. Ini jugalah yang menjadi penyebab mengapa penting sekali memperhatikan ikan cupang ketika kamu sedang memberikannya makan.

Jika ikan menolak makanan yang kamu berikan dan itu lebih dari satu kali, maka segeralah untuk memeriksa kondisinya. Semakin cepat kamu memeriksanya maka semakin cepat pula kamu mendeteksi penyakitnya dan bisa segera memberikan penanganan yang tepat untuk ikan cupang peliharaanmu.

2. Kelihatan Lebih Kurus

Beberapa ikan mungkin akan menyia-nyiakan makanan yang kita berikan meskipun beberapa kali ia masih memakannya. Nah, ini juga bisa menjadi indikasi jika pakan yang kamu berikan memiliki nutrisi yang terlalu sedikit. Untuk itulah disarankan untuk memberikan pakan yang lebih bervariasi seperti pelet dan pakan alami lainnya.

3. Warna Tubuh Tampak Memudar

Jika kualitas air menurun maka akan berdampak pada kesehatan ikan cupang, khususnya warnanya akan sedikit kusan dan memudar. Selain itu memudarnya warna ikan cupang juga bisa disebabkan karena adanya infeksi bakteri pada tubuh ikan cupang. Jika warna tubuh ikan cupang tampak kusam, mungkin salah satu penyebabnya adalah karena adanya infeksi dari bakteri.

4. Ikan Cupang Tidak Agresif Lagi

Cupang adalah ikan yang memiliki sifat agresif, sehingga membuatnya juga menjadi ikan aduan. Sepanjang hari ikan cupang biasanya akan menjelajahi lingkungan sekitarnya dan akan terlihat tenang di malam hari. Maka jika kamu melihat ikan cupang hanya terdiam dan berbaring di bawah sepanjang hari, maka ini bisa menjadi pertanda ada masalah pada tubuhnya.

5. Sirip dan Ekor Rusak

Sesekali biasanya ikan cupang akan terlihat mengembangkan siripnya. Namun, jika kamu melihat sirip ikan cupang tidak mengembang secara maksimal mungkin itu bisa menjadi pertanda jika ikan sedang sakit. Selain itu ekor yang tampak rapuh dan lemah juga bisa menjadi indikasi ikan cupang peliharaanmu sedang sakit.

Cara Mengobati Ikan Cupang yang Sakit

cara merawat ikan cupang yang baik dan benar

Setelah kamu berhasil mendeteksi ikan cupang yang sakit dengan mengetahui ciri-cirinya, maka kamu pun harus mempelajari bagaimana cara mengobatinya. Nah, berikut ini langkah-langkah untuk cara mengobati ikan cupang yang sakit dengan benar.

1. Memeriksa Kualitas Air

Kualitas air yang buruk menjadi faktor terbesar yang membuat ikan cupang bisa sakit. Sama seperti udara yang kita hirup setiap hari, air sebagai tempat ikan cupang hidup juga dapat mempengaruhi kesehatannya. Untuk itulah kamu perlu mengecek kualitas air dengan menggunakan alat khusus semisal termometer dan melihat parameter kualitas air.

Berikut ini adalah standar parameter kualitas air yang disarankan jika kamu memelihara ikan cupang di dalam akuarium.

  • Ammonia ≤ 0.1 mg/L
  • Nitrate < 20 mg/L
  • Nitrite 0 mg/L
  • kH > 100 mg/L
  • gH > 100 mg/L
  • pH 7.0-8.5
  • Temperatur air 25-28 derajat celcius

2. Perbaiki Kualitas Air

Jika air yang digunakan tidak sesuai dengan parameter yang sudah disebutkan sebelumnya, maka kamu harus segera menggantinya. Jangan lupa juga untuk mengganti filter dan menyetelnya kembali. Sedangkan untuk memperbaiki kandungan pH dan suhu air sebaiknya dilakukan secara bertahap. Karena ditakutkan ikan cupang justru akan kaget dengan perubahan yang terjadi tiba-tiba dan hal itu bisa saja berdampak pada kesehatannya.

3. Cek Pakan Ikan

Jika kamu memberikan pakan ikan cupang berupa pelet, maka perhatikanlah tanggal kadaluarsa dibagian kemasannya. Sangat disarankan untuk mengganti pakan ikan setelah 7 bulan dibuka. Selain itu kamu juga harus tahu jika semakin bertambahnya usia ikan, maka nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangannya pun akan berbeda. Pastikan juga untuk menyimpan pakan ikan cupang di tempat yang sejuk dan kedap udara agar lebih awet.

4.Hubungi Dokter Hewan

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan jika tidak kunjung ada perubahan pada konsisi ikan cupang adalah dengan menghubungi dokter hewan. Di tangan yang sudah ahli, kamu bisa tenang karena ikan cupang milikmu akan mendapatkan penanganan yang tepat sehingga bisa mengembalikan kondisi tubuhnya.

Kesimpulan

Memberikan perawatan yang maksimal merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan untuk setiap pemilik hewan peliharaan. Dengan mencari tahu bagaimana cara merawat ikan cupang yang benar, itu artinya kamu sudah berusaha ingin menjadi pemilik hewan peliharaan yang baik dan ingin selalu melihat hewan peliharaannya dalam keadaan yang baik.