Budidaya Ikan Cupang

Hallo teman-teman, pada kesempatan ini Dolimoni ingin membahas bagaimana cara budidaya ikan cupang dengan mudah. Cara yang akan dibagikan bisa langsung kalian praktekan sendiri di rumah dengan modal yang tidak begitu banyak.

Nah disini Dolimoni akan memaparkan secara lengkap cara ternak ikan cupang mulai dari proses pemijahan hingga anakan cupang siap dipindahkan ke kolam pembesaran agar pertumbuhannya lebih baik.

Proses perkawinan ikan cupang juga sangat singkat, hanya dalam waktu 2×24 jam, ikan cupang bisa langsung mengeluarkan telurnya, dengan syarat kedua ikan yang dikawinkan berjodoh.

Alat dan Bahan Budidaya Ikan Cupang

Sebelum melakukan budidaya ikan cupang hias, ada beberapa persiapan yang harus kalian lakukan. Oh iya, semua jenis ikan cupang dalam proses mengawinkannya menurut pengalaman pribadi sama saja, baik cupang hias, aduan dan jenis apapun.

Berikut adalah beberapa persiapan atau alat dan bahan budidaya ikan cupang yang wajib teman-teman lakukan sebelum mengawinkan ikan betta atau cupang agar hasilnya lebih maksimal dan tidak mengecewakan.

  • Siapkan kedua indukan jantan dan betina minimal berumur 4 bulan.
  • Pastikan perut betina sudah full telur (jika perut besar dan terlihat putih berarti cupang betina siap dikawinkan).
  • Siapkan wadah pemijahan, bisa menggunakan ember atau wadah yang lainnya.
  • Siapkan daun ketapang (opsional)
  • Siapkan garam ikan (opsional)

Indukan betina sangat diwajibkan sudah full telur, kalian bisa mengikuti cara membuat cupang betina full telur agar anak yang dihasilkan lebih banyak dan hasilnya lebih maksimal.

Cara Budidaya Ikan Cupang

Total Time: 7 hari

1. Masukan air ke dalam ember atau tempat pemijahan

Pertama-tama silahkan masukan air secukupnya ke tempat pemijahan, kemudian masukan daun ketapang dan garam ikan secukupnya. Untuk daun ketapang dan garam ikan hanya opsional, karena terkadang saya tidak memakainya.

Jika sudah biarkan air selama 24 jam, ini adalah proses pengendapan. Proses ini dilakukan untuk kebaikan ikan cupang nantinya, setelah 24 jam kita bisa lanjut ke langkah yang kedua.

2. Proses Penjodohan Ikan Cupang

Cara budidaya ikan cupang yang benar

Biasanya ikan cupang akan bertengkar jika dikawinkan, bahkan bisa saja salah satu dari indukan tersebut mengalami luka seperti ekor atau sirip yang robek. Oleh karena itu proses penjodohan dilakukan.

Penjodohan ini dilakukan dengan cara memasukan ikan cupang jantan ke dalam tempat pemijahan (ember), dan memasukan ikan cupang betina ke dalam botol atau apapun yang transparan dan kemudian dimasukan ke tempat pemijahan.

Sehingga kedua ikan ini tidak bisa bersentuhan secara langsung, jadi biarkan mereka berkenalan terlebih dulu. Jika sudah 24 jam dan ikan jantan sudah mengeluarkan gelembung atau busa silahkan keluarkan ikan betina dari botol.

3. Ikan Cupang Betina Bertelur

Cara ternak ikan cupang selanjutnya adalah ikan betina dalam waktu 24 jam akan mengeluarkan telurnya. Disarankan untuk teman-teman jangan sering melihat kedua ikan yang sedang dikawinkan, karena bisa saja mereka stres.

Jika telur yang dimiliki betina sudah keluar semua dengan ciri perutnya mengecil dan kempes langsung saja pindahkan ikan betina tersebut ke tempat berbeda. Biarkan ikan jantan yang mengurus telurnya.

Mengapa harus dipindahkan betinanya? Karena ikan betina bisa saja memakan telur yang sudah dikeluarkan tadi. Dan peran jantan disini sangat dibutuhkan, ketika menetas nanti si pejantan akan merawat burayak cupang hingga bisa berenang sendiri.

5. Pemindahan Ikan Cupang Ke Bak Pembesaran

Selanjutnya dalam cara ternak ikan cupang aduan, koi, avatar, blue rim ataupun yang lainnya adalah dengan pemindahan burayak ikan cupang ke bak pembesaran. Jadi setelah 4 hari, silahkan pisahkan indukan jantan dan pindahkan burayak ke wadah yang jauh lebih besar.

Proses pemindahan harus dilakukan dengan perlahan, dan air yang akan menjadi tempat baru burayak haruslah diendapkan terlebih dulu selama 24 jam. Jika bisa sudah diberikan ketapang dan garam ikan.

Pada langkah kedua, jika ikan jantan tidak mengeluarkan gelembung silahkan tunggu sampai dia mengeluarkan gelembung. Jika selama seminggu masih tidak mengeluarkan gelembung silahkan ganti pejantan dengan yang baru.

Nah seperti itulah cara budidaya ikan cupang yang selama ini saya lakukan. Dengan cara tersebut saya jamin ikan cupang akan dengan cepat melakukan perkawinan dan tingkat kerusakan pada sirip atau ekorpun akan menurun.

Tips Ternak Ikan Cupang

Sebelum saya akhiri, saya ingin membagikan sedikit tips ternak ikan cupang agar breeder pemula, termasuk saya bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari ternak ikan cupang ini.

  • Sebelum dilakukan penjodohan, beri pakan Jentik Nyamuk ke indukan betina. Tujuannya adalah agar telurnya semakin banyak.
  • Pilihlah ikan cupang yang memiliki warna strong agar keturunannya juga memiliki warna yang bagus.
  • Berilah makanan anak ikan cupang yang bagus, untu pakan bisa menggunakan artemia di hari ke-4 sampai 2 minggu atau lebih ke burayakan ikan cupang. Hindari penggunakan kutu air diawal-awal karena dikhawatir ada kutu jet.

Seperti itulah tips yang bisa saya sampaikan kepada teman-teman semua. Semoga para pemula yang baru mengenal ikan cupang bisa melakukan ternak dengan hasil yang memuaskan.

Mungkin cukup sekian pembahasan kita mengenai cara budidaya ikan cupang hias seperti koi, avatar, blue rim, multi colour di ember ataupun media lainnya. Semoga dengan informasi yang saya sampaikan bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Tinggalkan komentar